Kakii-kaki yang bergerak...
Menuju satu titik kepadatan
Langkahnya meronta kesakitan
Menahan panasnya aspal jalanan
Untuk menguapi dapur agar berkebul
Menyandangkan pangkat pada anak agar sekolah
Menuju satu titik kepadatan
Langkahnya meronta kesakitan
Menahan panasnya aspal jalanan
Untuk menguapi dapur agar berkebul
Menyandangkan pangkat pada anak agar sekolah
Kaki-kaki yang bergerak perlahan...
Terseret ombak kehidupan yang kejam
Katanya ini negeri sendiri yang kaya
Namun, ternyata tak makmur rakyatnya
Makmur dinegeri sendiri sudah susah
Lantas, kita harus bagaimana?
Terseret ombak kehidupan yang kejam
Katanya ini negeri sendiri yang kaya
Namun, ternyata tak makmur rakyatnya
Makmur dinegeri sendiri sudah susah
Lantas, kita harus bagaimana?
Kaki-kaki yang keras betisnya...
Yang bekerja keras menumpu semua beban
Tetap tegas, tegak, dan perkasa menerjang batu keserakahan
Kaki yang tetap sabar melangkah
Walau penuh luka ia rasakan
Walau tahu ia hanya dimanfaatkan orang besar
Ia hanya bisa diam menyimpan rahasia
Agar ia dan keluarga tetap hidup aman
Yang bekerja keras menumpu semua beban
Tetap tegas, tegak, dan perkasa menerjang batu keserakahan
Kaki yang tetap sabar melangkah
Walau penuh luka ia rasakan
Walau tahu ia hanya dimanfaatkan orang besar
Ia hanya bisa diam menyimpan rahasia
Agar ia dan keluarga tetap hidup aman
Kaki-kaki yang terlapis sepatu bersemir
Sepatu-sepatu mahal
Sepatu yang ia dapatkan dari kaki tak beralas
Seharusnya kaki-kaki itu malu
Seharusnya kaki-kaki itu dipotong
Dijadikan makanan untuk mereka
Mereka orang-orang tak beralas kaki
Itupun tak cukup...
Tak Cuma kaki mereka yang terenggut
Kemakmuran, kesejahteraan, senyuman
Akankah kaki-kaki serakah itu sadar?
Sepatu mahalnya bagai neraka terdalam
Sepatu-sepatu mahal
Sepatu yang ia dapatkan dari kaki tak beralas
Seharusnya kaki-kaki itu malu
Seharusnya kaki-kaki itu dipotong
Dijadikan makanan untuk mereka
Mereka orang-orang tak beralas kaki
Itupun tak cukup...
Tak Cuma kaki mereka yang terenggut
Kemakmuran, kesejahteraan, senyuman
Akankah kaki-kaki serakah itu sadar?
Sepatu mahalnya bagai neraka terdalam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar